f GERHANA MATAHARI TOTAL - MRI Blog's

GERHANA MATAHARI TOTAL

Gerhana Matahari Total


G
   erhana matahari      adalah peristiwa matahari, bulan, dan bumi terletak pada satu gari lurus. Bulan berada diantara matahari dan bumi. Cahaya matahari terhalang oleh bulan baik itu terhalang sebagaian ataupun terhalang keseluruhan.
Jika Anda ingin melihat gerhana Matahari, Anda harus berada dalam jalur bayangan Bulan, yang memiliki 3 bagian yang berbeda. Bagian pertama adalah, umbra. Umbra adalah bayangan tergelap dari 3 bagian bayangan Bulan. Wilayah Bumi yang dilalui jalur bayangan umbra akan melihat gerhana total. Pada saat itu, piringan Matahari tertutupi sepenuhnya oleh piringan Bulan.
Bagian kedua, adalah penumbra. Penumbra adalah bayangan Bulan bagian luar. Wilayah yang dilalui jalur penumbra akan melihat gerhana Matahari parsial (sebagian), dan langit tidak akan gelap seperti layaknya gerhana Matahari total.
Dan bagian ketiga, adalah antumbra. Antumbra merupakan Antumbra adalah wilayah pada bayangan gerhana Matahari di mana Bulan yang menutupi sepenuhnya terlihat di dalam cakram sumber cahaya (matahari). Seorang pengamat yang berada di wilayah antumbra sepenuhnya akan melihat peristiwa gerhana cincin. Kata Antumbra berasal dari bahasa latin yaitu ante artinya "sebelum" dan umbra artinya "bayangan".
Menurut ahli astronomi, gerhana matahari adalah jatuhnya bayang-bayang bulan ke bumi karena terhalangnya sinar matahari ke bumi oleh bulan. Terjadinya gerhana matahari ini tidak berlangsung lama. Ada yang hanya 3 menit sampai 7 menit. Mengapa bulan yang kecil dapat menutupi cahaya matahari yang besar? Karena jarak bulan lebih dekat dengan bumi yaitu 384.400 km. Sedangkan jarak ke matahari adalah 149.680.000 km.
Cara aman melihat gerhana matahari.
Bagaimana jika kita melihat gerhana matahari secara langsung tanpa memakai alat? Menurut wikipedia, hal tersebut akan membuat retina kita akan rusak bahkan bisa rusak permanen sehingga dapat mengamali kebutaan. Mengapa demikian? Karena terjadi radiasi yang tinggi namun tidak kelihatan oleh mata kita. Kita bisa menikmati gerhana matahari dengan cara memanfaakan cermin. Caranya, kita memasang cermin pada tanah saat terjadi gerhana. Kemudian kita melihat gerhana pada cermin tersebut.
Gerhana Matahari Total (GMT) di Indonesia adalah fenomena yang terjadi setiap 33 tahun sekali.
Tahun 2016, Indonesia adalah satu-satunya negara yang daratannya akan dilintasi GMT. Fenomena ini pernah terjadi sebelumnya, yaitu pada tahun 1983. Kemudian akan terjadi pada 9 Maret 2016. Setelah itu, Anda bisa melihatnya kembali pada tahun 2049.
Sejumlah hewan menjadi objek pengamatan para peneliti Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) terkait perubahan perilaku yang dilakukan saat terjadi gerhana. Pengamatan ini saat ini masih berlangsung.
Kategori hewan yang diteliti yakni hewan nokturnal atau yang aktif malam hari dan diurnal atau yang aktif pada siang hari. Para hewan akan merasa kebingungan dan menunjukkan perilaku unik karena mengira malam kembali datang karena kondisi langit yang tiba-tiba gelap kemudian terang kembali
Dengan adanya gerhana, hewan-hewan diprediksi akan melakukan perilaku menyimpang dan diluar kebiasaan. Seperti perubahan pola tidur pada hewan diurnal, karena mengira hari sudah gelap, maka hewan yang aktif disiang hari akan mencari posisi tidur, begitu sebaliknya dengan hewan nokturnal.
Seperti diketahui, penelitian kali ini akan dilakukan di 3 penakaran hewan, yakni hewan mamalia kecil, reptil dan jenis burung.
Berikut adalah beberapa dalil dari Al Quran dan Hadis (Sunnah) tentang Gerhana Matahari :
Dalil tentang Gerhana Matahari dari ayat Al Quran:
وَمِنْ آيَاتِهِ اللَّيْلُ وَالنَّهَارُ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُ لا تَسْجُدُوا لِلشَّمْسِ وَلا لِلْقَمَرِ وَاسْجُدُوا لِلَّهِ الَّذِي خَلَقَهُنَّ إِن كُنتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ
Dan dari sebagian tanda-tanda-Nya adalah adanya malam dan siang serta adanya matahari dan bulan. Janganlah kamu sujud kepada matahari atau bulan tetapi sujudlah kepada Allah Yang Menciptakan keduanya. (QS. Fushshilat : 37)
Dalil Tentang Gerhana Matahari dari Hadis
Sabda Rasulullah SAW.
إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ لاَ يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلاَ لِحَيَاتِهِ فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُمَا فَادْعُوا اللَّهَ وَصَلُّوا حَتَّى يَنْجَلِيَ
Sesungguhnya matahari dan bulan adalah sebuah tanda dari tanda-tanda Allah SWT. Keduanya tidak menjadi gerhana disebabkan kematian seseorang atau kelahirannya. Bila kalian mendapati gerhana, maka lakukanlah shalat dan berdoalah hingga selesai fenomena itu. (HR. Bukhari, Muslim dan Ahmad)
Selain itu Beliau juga bersabda.
لَمَّا كَسَفَتِ الشَّمْسُ عَلَى عَهْدِ رَسُول اللَّهِ  نُودِيَ : إِنَّ الصَّلاَةَ جَامِعَةٌ
Ketika matahari mengalami gerhana di zaman Rasulullah SAW, orang-orang dipanggil shalat dengan lafaz : As-Shalatu jamiah". (HR. Bukhari).
Dengan adanya ayat dan hadist di atas mari kita bersama-sama meningkatkan ketakwaan kepada Allah dengan cara menjalankan sunnah Rasulullah SAW. Yaitu Sholat Gerhana Matahari


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages